Jumat, 27 Juli 2012













SAAT MELEPASKAN DIA DEMI KEBAHAGIAANNYA,

Allah mengetahui yang terbaik, akan memberi kesulitan untuk menguji kita,kadang Ia pun melukai hati kita, supaya hikmat_Nya tertanam dalam, Jika kita kehilangan cinta maka pasti ada alasan dibaliknya,

Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti namun kita harus tetap percaya bahwa ketika Ia mengambil sesuatu, Ia telah siap memberikan yang lebih baik.Ingatlah... bahwa kita mungkin menemukan cinta dan kehilangannya, tetapi ketika cinta itu mati, kita tidak perlu ikut mati bersamanya.

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?Ketika kita menangis?Ketika kita membayangkan?

Ini kerana hal terindah di dunia tidak terlihat..kadangkala, orang yang kita cintai adalah orang yang paling menyakiti hati kita. Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan,ada orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan.Tetapi ingatlah,melepaskan bukanlah akhir dari dunia,melainkan awal dari suatu kehidupan baru.

Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis,mereka yang tersakiti, yang telah mencoba dan mencari,Kerana merekalah yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka.

Pepatah mengatakan,

Cinta yang agung adalah ketika kita menitikkan air mata dan masih peduli terhadapnya, ketika dia tidak mempedulikan kita dan kita masih menunggunya dengan setia, ketika dia mencintai orang lain dan kita masih bisa tersenyum sembari berkata “aku turut bahagia untukmu”…

Sakit patah hati bertahan selama kau menginginkannya dan akan mengiris luka sedalam kau membiarkannya.

Tantangannya bukanlah bagaimana bisa mengatasi melainkan apa yang bisa diambil sebagai pelajaran dan hikmahnya.

Orang terkuat bukanlah mereka yang selalu menang,melainkan mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh.

Cinta bukannya perkara menjadi “orang sempurna”nya seseorang.Justru perkara menemukan seseorang yang bisa membantu menjadikan dirimu menjadi sempurnanya.

Dalam perjalanan hidup ini ,kita belajar tentang diri sendiri dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada, hanyalah penghargaan-penghargaan abadi atas pilihan-pilihan kehidupan yang telah kita buat.

Akan tiba saatnya dimana kita harus berhenti mencintai seseorang,bukan kerana orang itu berhenti mencintai kita melainkan kerana kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita " Melepaskannya ."

Bila diri ini cantik dan indah..rambut seindah sutra..kulit sewangi mawar.. Tapi tidak dihijab..malah dipamerkan..berlomba-lomba dengan yang lain menampakkan cantik tubuhnya..Jika Allah Azza Wa Jalla tidak ridha?..untuk apa,..?

Hanya menambah dosa..” “Bila hidup berkecukupan.. tanpa kekurangan.. Tapi jika didapatkan dari korupsi.. memfitnah.. menjilat.. Haram asalnya. Atau dari asal yang halal tetapi tidak pernah pula dibersihkan.. Jika Allah Azza Wa Jalla tidak ridha untuk apa..? Hanya sia-sia saja..”

“Bila badan ini kuat dan sehat..tak rapuh walau diserang badai dan wabah..Tapi tak dimanfaatkan untuk bekal akhirat.. Sibuk dengan kegiatan tak bermanfaat..sajadah pun tak pernah dibuka dari lipatannya.. Jika Allah Azza Wa Jalla tidak ridha..untuk apa juga..?..Hanya kenikmatan dunia saja..”

“Bila diri ini tampan..seakan menjadi Yusuf abad global.. Menjadi idola kaum hawa..Teman berjibun dan berjamur.. Tapi ketampanan hanya digunakan untuk merayu wanita yang bukan istrinya.. Jika Allah Azza Wa Jalla tidak ridha..untuk apa..? Tak lain selain berzina..”

“Bila dunia serasa surga.. semua ada dan serba mewah.. Apa-apa yang diinginkan tinggal gesek kartunya .. Tapi jika tidak shalat..sehari malah kurang dari 17 rakaat..(Kecuali ikhwan pada hari jumat..akhwat saat tamu datang) Jika Allah Azza Wa Jalla tidak ridha..untuk apa..? Hanya menggiring ke lidah neraka..”



INGIN TERUS BERSAMAMU AL-QUR'AN.

Aku saat bersamamu begitu damai, aku saat bersamamu begitu tentram, aku saat bersamamu tak mau meninggalkanmu.
aku saat bersamamu ingin terus memegangmu, aku saat bersamamu kau selalu bercerita banyak tentang duniaku, aku saat bersamamu kau selalu menasehatiku dengan bahasamu..

Seandainya ku tahu apa arti yang kau terangkan padaku, aku tak sanggup meninggalkanmu.
.........tapi ku selalu mencoba terus belajar arti bahasamu..

ku mencintaimu......ku menyayangimu.....ku selalu menciummu ketika ku selesai membuka isimu..ku memelukmu erat erat ketika ku membawamu.....ku tak sanggup melepaskan pelukanku saat memelukmu..karna didalam isimu kau bisa mengantarkanku beserta orang tuaku...kesurganya Allah Azza Wa Jalla..

Seperti apa yang Abu Umamah r.a. katakan:"Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam.telah menganjurkan supaya kami semua mempelajari Al-Quran,setelah itu Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam memberitahu tentang kelebihan Al-Quran."

Telah bersabda Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam.: "Belajarlah kamu akan Al-Quran, di akhirat nanti dia akan datang kepada ahli-ahlinya, yang mana di kala itu orang sangat memerlukannya.

"Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya dan ia bertanya,"Kenalkah kamu kepadaku." Maka orang yang pernah membaca akan menjawab:"Siapakah kamu?"

Maka berkata Al-Quran: "Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung, dan juga telah bangun malam untukku dan kamu juga pernah membacaku di waktu siang hari."

Kemudian berkata orang yang pernah membaca Al-Quran itu:"Adakah kamu Al-Quran." Lalu Al-Quran mengakui dan menuntun orang yang pernah membaca mengadap Allah Azza Wa Jalla.Lalu orang itu diberi kerajaan di tangan kanan dan kekal di tangan kirinya, kemudian dia meletakkan mahkota diatas kepalanya.

Pada kedua ayah dan ibunya pula yang muslim diberi perhiasan yang tidak dapat ditukar dengan dunia walau berlipat ganda, sehingga keduanya bertanya:"Dari manakah kami memperolehi ini semua, padahal amal kami tidak sampai ini." Lalu dijawab:"Kamu diberi ini semua Karena anak kamu telah mempelajari Al-Quran."

Serta bertemu dengan Nabiku MUHAMMAD SHALLAHU ALLAIHI WASSALLAM.....Aamiin ya Rabbal'alamin..

Adakalanya Allah Azza Wa Jalla memberi sebelum sempat kita menadahkan tangan,kerana Allah Azza Wa Jalla tahu apa yang kita inginkan.Adakalanya Allah Azza Wa Jalla mengambil sebelum Allah Azza Wa Jalla memberitahu,kerana Allah Azza Wa Jalla lebih tahu apa yang terbaik untuk kita.Adakalanya Allah Azza Wa Jalla sedang menguji tanpa kita sedari,maka Allah Azza Wa Jalla anugerahkan akal untuk berfikir,memilih jalan terbaik.


Sabar adalah separo iman dan keyakinan adalah seluruh keimanan.(HR.Athabrani dan Al Baihaqi)

Tidak ada suatu rezeki yang Allah berikan kepada seorang hamba yang lebih luas baginya daripada sabar.(HR.Al Hakim)

Sabar yang sebenarnya ialah sabar pada saat bermula tertimpa musibah.(HR.Al Bukhari)

Ada tiga hal yang termasuk pusaka kebajikan,yaitu merahasiakan keluhan,merahasiakan musibah dan merahasiakan sodaqoh (yang kita keluarkan).(HR. Athabrani)

Orang yang bahagia ialah yang dijauhkan dari fitnah-fitnah dan orang yang bila terkena ujian dan cobaan dia bersabar.(HR. Ahmad dan Abu Dawud)


Duhai saudariku muslimah ,
Kita semua tahu bahwa Sesuatu yang Mahal, Istimewa dan Terindah itu biasanya Tertutup dan sulit untuk menggapainya.

Emas berada dalam bongkahan bukit yang terjal dan tidak mudah untuk menjangkaunya.

Mutiara berada di dasar laut yang dalam dan tidak mudah untuk mendapatkannya.

Tidakkah kita sadar bahwa Wanita Sholehah itu lebih mahal, istimewa dan Indah dari Emas, Mutiara bahkan dari semua perhiasan yang ada di dunia.

"Seindah indahnya perhiasan dunia ialah Wanita Sholehah"

Jaga kehormatan dan kesucian kita..
Janganlah memanen sebelum masanya..
Janganlah berbuka sebelum waktunya..
Jangan percaya pada yang belum pasti..
TAPI percayalah sama Allah yang setiap Janjinya Pasti.

"Yang baik untuk Yang baik"
"Janganlah mendekati Zina "

"POTRET CALON IMAM IDAMAN PARA UKHTI".

Ia adalah seorang Akhi yang senantiasa menjaga keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Azza Wa Jalla.

Ia adalah seorang Akhi yang sopan dan tidak banyak tingkah.

Ia adalah seorang Akhi yang senantiasa patuh serta menaruh hormat kepada orang tua.

Ia adalah seorang Akhi yang ramah dan berakhlak mulia (tidak urakan).
Ia adalah seorang Akhi yang senantiasa menjaga lisannya dari perkataan tidak baik.

Ia adalah Seorang Akhi yang senantiasa ramah serta menghargai wanita.

Ia adalah seorang Akhi yang mengerti pendidikan Agama.

Ia adalah seorang Akhi yang penuh kasih sayang diantara sesama.

Ia adalah seorang Akhi yang tidak mudah tergoda oleh kecantikan fisik semata.

Dan yang tak kalah penting, ia bukanlah seorang Akhi yang hobbi berpacaran dan yang suka gonta ganti pasangan yang belum halal.

Jika Ukhti sudah siap menikah nanti, carilah sosok seorang Akhi seperti tersebut diatas.

Jika Ukhti mendapatkan sosok Akhi yang demikian, Insya Allah ia akan mampu menjadi Imam yang baik dalam sebuah rumah tangga.

Dan Insya Allah ia akan mampu membina sebuah keluarga yang sakinah, mawaddah warahmah seperti harapan kita semua.

Note:Jangan abaikan untuk menjadi 'BAIK' terlebih dahulu sebelum berharap banyak mendapat pasangan yang 'BAIK' pula..

Wahai Hati...
Bersabarlah dalam menanti,
Yakinlah janji_Nya adalah pasti..
Pada akhirnya kebahagiaanlah yg kelak kan diraih.

Wahai Jiwa...
Tenanglah dalam lara,
Percayalah bahwa janji_Nya adalah nyata,
Jangan pernah ragu dengan kehendak_Nya
DIA lebih tau mana yang terbaik untuk para
hamba2_Nya.

Wahai Raga...
Tetaplah istiqomah dalam asa,
Cinta yang suci sedang menguji keimanan kita,
Seberapa sabar kita dalam menunggu...
Seberapa kuat kita saat tertatih...
dan seberapa tegar kita disaat rapuh...

Segala uji dan coba_Nya tak pernah ada yang sia2,
Dibalik itu semua pasti ada hikmah dan
barokahnya, bersabarlah untuk suatu Keindahan,
Kebahagiaan itu pasti kan datang untukmu,
Disaat yang Indah di waktu yang tepat...Aamiin.
‏Foto: بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Sebelum Engkau Halal Bagiku

Ahlan Wa Sahlan,Marhaban fii zaumina hadza

Buat Akhina Wa Ukhtina yang ingin TAG or SHARE PICT'a,di persilahkan "BEBAS"

Silahkan Bantu sahabat'' lain ngETaG ya

Syukron jiddan aidan,

ANA UHIBUKA LADZI AHBABTANI LAHUU

Alhamdulillaah…..
Segala Puji bagi Allah Tuhan Seru sekalian alam.Tuhan Yang Maha Rahman.Maha Rahim.. Shalawat serta salam senantiasa tercurah untuk kekasih Allah,Muhammad Rasulullah Shallahu 'alaihi wassalam.Allahumma Shalli wa Salim Ala Sayyidina Muhammadin wa Ala aali Sayyidina Muhammadin fi Kulli Lam Hatin wa na Fasinn bi'adadi Kulli Ma'lu Mil Lak.

`*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumღ..Aamiin ya Rabbal'alamin.

“Muslimah cantik, menjadikan malu sebagai mahkota kemuliaannya…” (SMS dari seorang sahabat)

Membaca SMS di atas, mungkin pada sebagian orang menganggap biasa saja, sekedar sebait kalimat puitis. Namun ketika kita mau untuk merenunginya, sungguh terdapat makna yang begitu dalam. Ketika kita menyadari fitrah kita tercipta sebagai wanita, mahkluk terindah di dunia ini, kemudian Allah mengkaruniakan hidayah pada kita, maka inilah hal yang paling indah dalam hidup wanita. Namun sayang, banyak sebagian dari kita—kaum wanita—yang tidak menyadari betapa berharganya dirinya. Sehingga banyak dari kaum wanita merendahkan dirinya dengan menanggalkan rasa malu, sementara Allah telah menjadikan rasa malu sebagai mahkota kemuliaannya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إنَّ لِكُلِّ دِينٍ خُلُقًا ، وَإنَّ خُلُقَ الإسْلاَمِ الحَيَاء

“Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.” (HR. Ibnu Majah no. 4181. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Sabda Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam yang lain,

الحَيَاءُ وَالإيمَانُ قُرِنَا جَمِيعًا ، فَإنْ رُفِعَ أحَدُهُمَا رُفِعَ الآخَر

“Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya di angkat maka yang lainpun akan terangkat.”(HR. Al Hakim dalam Mustadroknya 1/73. Al Hakim mengatakan sesuai syarat Bukhari Muslim, begitu pula Adz Dzahabi)

Begitu jelas Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam memberikan teladan pada kita, bahwasanya rasa malu adalah identitas akhlaq Islam. Bahkan rasa malu tak terlepas dari iman dan sebaliknya. Terkhusus bagi seorang muslimah, rasa malu adalah mahkota kemuliaan bagi dirinya. Rasa malu yang ada pada dirinya adalah hal yang membuat dirinya terhormat dan dimuliakan.

Namun sayang, di zaman ini rasa malu pada wanita telah pudar, sehingga hakikat penciptaan wanita—yang seharusnya—menjadi perhiasan dunia dengan keshalihahannya, menjadi tak lagi bermakna. Di zaman ini wanita hanya dijadikan objek kesenangan nafsu. Hal seperti ini karena perilaku wanita itu sendiri yang seringkali berbangga diri dengan mengatasnamakan emansipasi, mereka meninggalkan rasa malu untuk bersaing dengan kaum pria.

Allah telah menetapkan fitrah wanita dan pria dengan perbedaan yang sangat signifikan. Tidak hanya secara fisik, tetapi juga dalam akal dan tingkah laku. Bahkan dalam Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 228 yang artinya; ‘Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang sepatutnya’, Allah telah menetapkan hak bagi wanita sebagaimana mestinya. Tidak sekedar kewajiban yang dibebankan, namun hak wanita pun Allah sangat memperhatikan dengan menyesuaikan fitrah wanita itu sendiri. Sehingga ketika para wanita menyadari fitrahnya, maka dia akan paham bahwasanya rasa malu pun itu menjadi hak baginya. Setiap wanita, terlebih seorang muslimah, berhak menyandang rasa malu sebagai mahkota kemuliaannya.

Sayangnya, hanya sedikit wanita yang menyadari hal ini…

Di zaman ini justeru banyak wanita yang memilih mendapatkan mahkota ‘kehormatan’ dari ajang kontes-kontes yang mengekspos kecantikan para wanita. Tidak hanya sebatas kecantikan wajah, tapi juga kecantikan tubuh diobral demi sebuah mahkota ‘kehormatan’ yang terbuat dari emas permata. Para wanita berlomba-lomba mengikuti audisi putri-putri kecantikan, dari tingkat lokal sampai tingkat internasional. Hanya demi sebuah mahkota dari emas permata dan gelar ‘Miss Universe’ atau sejenisnya, mereka rela menelanjangi dirinya sekaligus menanggalkan rasa malu sebagai sebaik-baik mahkota di dirinya. Naudzubillah min dzaliik…

Apakah mereka tidak menyadari, kelak di hari tuanya ketika kecantikan fisik sudah memudar, atau bahkan ketika jasad telah menyatu dengan tanah, apakah yang bisa dibanggakan dari kecantikan itu? Ketika telah berada di alam kubur dan bertemu dengan malaikat yang akan bertanya tentang amal ibadah kita selama di dunia dengan penuh rasa malu karena telah menanggalkan mahkota kemuliaan yang hakiki semasa di dunia.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا

“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: [1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan [2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128) Di antara makna wanita yang berpakaian tetapi telanjang adalah wanita yang memakai pakaian tipis sehingga nampak bagian dalam tubuhnya. Wanita tersebut berpakaian, namun sebenarnya telanjang. (Lihat Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 17/191)

Dalam sebuah kisah, ‘Aisyah radhiyyallahu ‘anha pernah didatangi wanita-wanita dari Bani Tamim dengan pakaian tipis, kemudian beliau berkata,

إن كنتن مؤمنات فليس هذا بلباس المؤمنات وإن كنتن غير مؤمنات فتمتعينه

“Jika kalian wanita-wanita beriman, maka (ketahuilah) bahwa ini bukanlah pakaian wanita-wanita beriman, dan jika kalian bukan wanita beriman, maka silahkan nikmati pakaian itu.” (disebutkan dalam Ghoyatul Marom (198). Syaikh Al Albani mengatakan, “Aku belum meneliti ulang sanadnya”)

Betapa pun Allah ketika menetapkan hijab yang sempurna bagi kaum wanita, itu adalah sebuah penjagaan tersendiri dari Allah kepada kita—kaum wanita—terhadap mahkota yang ada pada diri kita. Namun kenapa ketika Allah sendiri telah memberikan perlindungan kepada kita, justeru kita sendiri yang berlepas diri dari penjagaan itu sehingga mahkota kemuliaan kita pun hilang di telan zaman?

فَبِأَيِّ آَلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

“Nikmat Rabb-mu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar Rahman: 13)

Wahai, muslimah…

Peliharalah rasa malu itu pada diri kita, sebagai sebaik-baik perhiasan kita sebagai wanita yang mulia dan dimuliakan. Sungguh, rasa malu itu lebih berharga jika kau bandingkan dengan mahkota yang terbuat dari emas permata, namun untuk mendapatkan (mahkota emas permata itu), kau harus menelanjangi dirimu di depan public.

Wahai saudariku muslimah…

Kembalilah ke jalan Rabb-mu dengan sepenuh kemuliaan, dengan rasa malu dikarenakan keimananmu pada Rabb-mu…

Selengkapnya Kunjungi Blog Kami SEHB
http://andikaalbanjariiiyahoocom.blogspot.com/2012/02/muslimah-cantikmenjadikan-malu-sebagai.html

Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir

♥ SEMOGA BERMANFAAT ♥

Sebuah renungan untukku, untukmu,untuk kita semua. Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati yang terkunci...

Bergeraklah masuk,Buka tiap lembaran kalimat hati,maknai,lalu tunaikanlah

Hak cipta adalah milik Allah SWT semata.Ilmu adalah amanat Allah yg harus disampaikan kepada Ummah...kami hanya menyampaikan apa yg kami miliki...

Sungguh bahagia insan yang telah menemukan cinta sejatinya.. ibarat tasbih & benang pengikatnya.. terajut menjadi satu untaian yang selalu disentuh satu demi satu oleh insan mulia yang bibirnya basah akan cinta kepada Rabb-Nya

Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir

(Sebelum Engkau Halal BagiKu) https://www.facebook.com/pages/Sebelum-Engkau-Halal-BagiKu/138509376220354

♥SALAM SANTUN UKHUWAH♥

Semoga apa yang telah disampaikan ini ada manfaatnya,

Afwan Minkum Kebenaran datangnya dari Allah kekurangan dari pribadi ana dan ana hanya menyampaikan apa yang diamanahkan Allah

Wallahù'alam bíshawab Wabíllahí taùfík walhídayah,

Wassalamù'alaíkùm warahmatùllahí wabarakatùh‏

BILA INI SUJUD TERAKHIRKU,,

Ya Allah..
Dalam sujud terakhirku,
Kuteriakkan asma'Mu sekeras-kerasnya,
Agar runtuh dinding kesombongan dalam hatiku,biar tenggelam segala kejahilanku..

Ya Rabbi..
Dalam sujud terakhirku,
Ku menangis sejadi-jadinya,
Biar kering air mata ini..
Namun basah ladang hati yang gersang..

Ya Rahman..
Dalam sujud terakhirku,
Kulihat semua dosa yang membayangiku..
Kelam mencengkam jiwa yang lusuh...

Ya Mujib..
Aku berlindung di atas nama_Mu dan kekuasaan_Mu..
Peliharalah diri dan hatiku,
Agar ia mampu membesar dengan baik..
Redhalah daku menjadi sayap kiri perjuangan..
Biarlah daku menyemarakkanya..
Kan ku teguh menatang serikandi ummah..

Ya Rahim..
Dalam sujud terakhirku,
Biarkan daku patah dalam cahaya_Mu
Biarkan kumusnahkan titik-titik kemunafikanku
Agar daku kembali ke dalam pelukan hidayah-Mu

Ya Allah..
Aku akui keagungan_Mu..
Namun hatiku sering leka..
Jahiliah seringkali bertakhta dijiwaku..
Aku mohon agar diberikan hati yang baru..
Hati yang sering terikat dengan_Mu..
Yang sentiasa rindu dan takut pada_Mu..

Ya Malik..
aku berharap diri ini belum terlewat..
Untuk aku kembali sujud dan bertaubat kepada_Mu..
Ampunkan segala dosa-dosaku
Di atas setiap keterlanjuranku
Janganlah Engkau panggil daku tika diri ini masih berlumuran noda..
Kasihanilah daku, Ya Allah
Bantulah daku dalam menempuh jalan rasul2Mu..
Dalam usaha mencari firdaus_Mu..

Ya Allah,
Hanya kepada_Mu lah terletaknya harapanku,,
Biarkanku hirup nafasku sekali lagi..
Hanya untuk menyebut nama_Mu dan kekasih_Mu tercinta
Sesungguhnya aku adalah kepunyaan Allah
Dan kepada_Nya jualah aku pasti kembali....Amiin ya Rabbal 'alamin.
Foto: ╰♥✽♥╮ WANITA IBARAT KACA YANG BERDEBU ╰♥✽♥╮

Bismillahirrahmanirrahim..

♪♫• Dia ibarat kaca yang berdebu
jangan terlalu keras membersihkannya...
Nanti ia mudah retak dan pecah...

♪♫• Dia ibarat kaca yang berdebu
jangan terlalu lembut membersihkannya...
Nanti ia mudah keruh dan ternoda...

♪♫• Ia bagai permata keindahan...
Sentuhlah hatinya dengan kelembutan
ia sehalus sutera di awan...
jagalah hatinya dengan kesabaran...

♪♫• Lemah lembutlah kepadanya
namun jangan terlalu memanjakannya
Tegurlah bila ia bersalah
namun jangan lukai hatinya

♪♫• Bersabarlah bila menghadapinya
terimalah ia dengan keikhlasan
karna ia kaca yang berdebu
Semoga kau temukan dirinya...
BERCAHAYAKAN IMAN...


Syair di atas adalah salah satu syair yang dilantunkan oleh grup nasyid MAIDANI dimana mereka menyampaikan bagaimana hendaknya seorang laki-laki bersikap kepada wanita. Konteks disini adalah dalam kerangka suami-istri. 

Berbicara mengenai seorang wanita memang bisa dikatakan bicara dengan bahasa jiwa. Wanita dibuat dari tulang bengkok laki-laki ketika dibiarkan dia akan makin bengkok namun ketika ditarik dengan keras dia akan patah. 

RASULULLAH adalah sosok pria yang ketika beliau dengan kesabarannya menghadapi banyak sikap dari para istri beliau. Beliau adalah seorang suami yang rela berdiri berjam-jam untuk menjadi sandaran istrinya (Aisyah) ketika ia ingin melihat suatu pertunjukan olah-raga pedang para sahabat. Padahal waktu itu usia beliau sudah masuk usia senja. Beliau juga tidak serta merta memarahi istrinya (Aisyah) ketika ia salah memasukkan sesuatu kedalam minuman Rasulullah, yang seharusnya ia masukkan gula namun GARAM yang tercampur didalamnya, namun dengan bijaknya beliau tersenyum dan berkata wahai Istriku minuman yang kau buat sangatlah nikmat, Aisyah pun menjawab benarkah Ya... Rasulullah? Kemudian Aisyah mencicipi minuman tersebut dan... wajahnya memerah karena sangat malu juga khawatir kalau- kalau Rasulullah marah. Namaun Rasulullah sudah dapat membaca kekhawatiran tersebut dan tersenyum pada istrinya dengan penuh sayang.

Begitulah beliau, amat menghormati dan menyayangi istri- istrinya. Beliau amat paham bagaimana bersikap kepada seorang kaum hawa. Beliau ajarkan hal ini pada kerangka kehidupan berumah tangga.

Namun lain halnya ketika dalam kehidupan sehari-hari Allah dan RasulNya mengajarkan bagaimana bersikap terhadap seorang wanita ketika ia adalah tidak ada hubungannya dalam tali yang menghalalkan kaum hawa bagi kaum adam (bukan mahram). 

Wanita haruslah dihormati, dijaga, dan dihargai.Menjaganya dengan cara bagaimana ia agar tetap menjadi mutiara yang berkilau ditengah lumpur pekat. Menghormati ia dengan tidak mengatakan hal- hal yang dapat membuatnya lupa dengan apa yang menjadi perintah Allah dan RasulNya, menjaganya dengan mengingatkan ia akan hal- hal yang dapat membahayakan dirinya dengan santun dan baik.

Wanita amat lemah dan mudah sekali goyah jika ia mendapatkan sebuah perhatian berlebih dari lawan jenisnya. Maka jangan biarkan ia mengharapkan itu dari seorang yang laki-laki yang memang belum berhak atas dirinya. 

Wanita amat lembut dan peka perasaanya maka jangan biarkan ia terbuai dengan kata- kata manis yang memang dapat melepas tabir hijabnya terhadap kaum adam yang belum berhak atas dirinya. 

Wanita adalah makhluk yang mudah suka terhadap sesuatu namun jangan biarkan dia mudah mengungkapkan apa yang ada dalam hatinya kepada orang yang belum berhak atas dirinya karna itu membuat ia tak lagi berIZZAH.

Wahai kaum ADAM mulailah saat ini untuk menghormati, menghargai, dan menjaga wanita, janganlah kau biarkan ia menjadi tempatmu mengadu dan berkeluh kesah karna kaupun akan lemah karnanya, jangan biarkan dirimu menjadikan ia sebagai wadah ajakan nafsu yang menyesatkan. 

Wanita amatlah lemah pendengarannya maka janganlah kau puji ia dengan kata- kata keduniaan, tapi pujilah ia dengan mengatakan...

-✽ “BAHWA IA LEBIH BERHARGA DARI BIDADARI SYURGA KETIKA TAQWA MENJADI PERHIASANNYA & AMAL BAIK MENJADI KERJA KERASNYA” ✽-

Wallahua’lam bish shawwab.


-✽ Bukan Muslimah Biasa ✽-

Dipersilahkan bagi yang mau Tag / Share..

 Semoga bermanfa’at..

Salam Ukhuwah fillah,,

Ukhty,,,,,,
Engkau cantik dengan pakaian Syar'imu
Engkau anggun dengan pakaian Taqwamu.

Ukhty....
Cantik tidak harus Buka-bukaan mempamerkan keindahanmu pada yang tidak berhak...
Hingga membuat mereka para kaum Adam Mengagumimu bahkan jika kurang Iman bisa Melecehkanmu dan Merendahkanmu.

Cantik Tidak harus ber make up tebal hingga membuat mata yang memandang terpesona dengan kelokan rupamu.

Ketahuilah cantik yang sejati itu kecantikan hati..
Ketahuilah cantik yang sejati itu kemurahan jiwa..
Ketahuilah cantik yang sejati itu kecantikan yang tertutup bukan yang engkau buka pada semua mata.

Hati hati dengan Foto Frofil kita
Jangan sampai orang lain memandang yang bukan haknya..

Kamis, 26 Juli 2012

sebelum engkau halal bagiku

Duhai saudariku muslimah ,
Kita semua tahu bahwa Sesuatu yang Mahal, Istimewa dan Terindah itu biasanya Tertutup dan sulit untuk menggapainya.

Emas berada dalam bongkahan bukit yang terjal dan tidak mudah untuk menjangkaunya.

Mutiara berada di dasar laut yang dalam dan tidak mudah untuk mendapatkannya.

Tidakkah kita sadar bahwa Wanita Sholehah itu lebih mahal, istimewa dan Indah dari Emas, Mutiara bahkan dari semua perhiasan yang ada di dunia.

"Seindah indahnya perhiasan dunia ialah Wanita Sholehah"

Jaga kehormatan dan kesucian kita..
Janganlah memanen sebelum masanya..
Janganlah berbuka sebelum waktunya..
Jangan percaya pada yang belum pasti..
TAPI percayalah sama Allah yang setiap Janjinya Pasti.

"Yang baik untuk Yang baik"
"Janganlah mendekati Zina "

Selasa, 24 Juli 2012

sebelum engkau halal bagiku 


Bismillahirrahmanirrahim..


Jika Hatimu merindukan seseorang...
Pejamkan Matamu dan Katakan...


Yaa Allah...
Aku merindukannya kerana_Mu Ya Allah..
Jauhkanlah aku dari perkara yang bisa membuat aku lupa kepada_Mu..
Aku semakin mengerti bahwa jarak ini bukan untuk menghukumku..

Tapi Jarak ini untuk Menjaga aku dan dia..

- Dengan ‘jarak’ ini..Aku dan dia berjanji untuk berubah menjadi lebih baik..

- Dengan jarak ini..Aku dan dia berjanji untuk Memperbaiki cinta kepada Ilahi..

- Dengan jarak ini..Aku dan dia berjanji untuk Mencintai Pencipta kami lebih dari segalanya..

- Dengan jarak ini..Aku dan dia berjanji untuk Mendalami ajaran Islam...

- Dan dengan jarak ini juga..Aku dan dia yakin andai tiba saatnya nanti..Aku dan dia akan lebih siap untuk melayari semua ini dengan jalan yang diridhai..

Syukur Ya Allah...
Kerana memberi peluang kepadaku melalui jalan_Mu ini..

Syukur Yaa Rabbi..
kerana memberikan jarak itu kepada aku dan dia..

Ya Allah ....
Sekiranya dia baik untuk dunia dan akhiratku,maka dekatkanlah dan satukanlah aku dengannya....tapi sekiranya dia buruk untuk dunia dan akhiratku...maka jauhkanlah aku darinya ...Aamiin..

Salam Ramadhan...